SULUT, ManadoUpdate.com - Rapat Panitia Khusus (Pansus) dan Kelompok Kerja (Pokja) tekait Rencana Zona Wilayah Pesisur dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K), semakin alot.
Dalam rapat yang dilaksanakan, Selasa(25/10/2016) sore sempat membuat Adriana Dondokambey naik pitam, ini dikarenakan Pansus Zonasi seakan bersikukuh untuk tetap meloloskan zona industri bagi PT Mikgro Metal Perdana (MMP) di kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Adriana juga sempat membeberkan bahwa Pak Gubernur sudah memanggil pimpinan pansus RZWP3K dalam rangka memperjelas terkait peraturan pemerintah (PP) 50 tahun 2011 sebagai bahan acuan pansus terhadap pulau bangka.
“Tak usah ditutupi. Kan kita bertiga (bersama Edwin Lontoh dan Edison Masengi) sudah bertemu Pak Gubernur. Sudah ada penjelasan mengenai PP 50, petunjuk Menteri ESDM, serta penjelasan mengenai arbitrase. Pulau Bangka masuk kawasan pariwisata dan publik. Kita tak perlu konsultasi lagi,”ungkap Dondokambey.
Tante Na sapaan akrabnya juga mempertegas Pansus harusnya sudah tak punya beban lagi karena telah ada petunjuk resmi terkait keberadaan Pulau Bangka.
“Atau Pansus memang meragukan penjelasan Pak Gubernur? Padahal kita sudah bertemu dan mendengarkan langsung penjelasan mengenai masalah ini. Kita juga tak perlu tutupi pertemuan itu dari anggota pansus lain,” ujar Tante Na.
Kakak kandung Gubernur Olly Dondokambey ini pun mengimbau pansus lebih baik tidak konsultasi lagi karena penjelasan gubernur sudah cukup.
Namun herannya masukan dari Adriana Dondokambey tidak diindahkan oleh Edwin Lontoh selaku Ketua Pansus, Lontoh tetap bersikeras melakukan konsultasi. “Kita akan ke Kemendagri,” ucap Ketua Fraksi Partai Demokrat itu.(Jimmy)

Social Plugin