Kumaat : Itu Kegiatan Kerohanian
![]() |
| Rapat Prolegda yang tak dihadiri Ketua Baleg, Roy Tumiwa |
Manado - Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2016 telah ditetapkan. Sebanyak 16 regulasi dituntut untuk dituntaskan DPRD Sulut melalui Badan Legislasi (Baleg). Menariknya, tumpukan pekerjaan rumah itu justru terkesan disepelehkan oleh ketua Baleg Boy Tumiwa yang lebih memilih atau memprioritaskan agenda kunjungan ke luar negeri, tepatnya di Israel bersama beberapa anggota fraksi PDI Perjuangan lainnya.
Itu jelas terlihat dalam rapat Baleg yang digelar Selasa (5/4/2016) guna membahas kelanjutan nasib 16 Ranperda yang terkemas dalam Prolegda. Dimana, agenda penting itu justru tidak dihadiri oleh Tumiwa yang ternyata saat ini sementara menuntaskan kegiatan jalan-jalannya di Israel.
Padahal, secara substansial belasan payung hukum itu sangat penting untuk diseriusi, untuk menopang kesuksesan jalannya roda pemerintahan daerah yang ingin digapai Gubernur Olly Dondokambey-Wakil Gubernur Steven Kandouw.
Kendati begitu, kunjungan ke Israel itu dianggap penting karena berkaitan dengan kegiatan kerohanian. Itu sebagaimana penjelasan ketua Fraksi PDI-P Teddy Kumaat yang tidak menampik ikut memberikan persetujuan bagi beberapa anggotanya untuk ke luar negeri dan meninggalkan tugas sebagai wakil rakyat.
“Itu bukan sebagai tour, kalau ke eropa itu bisa dibilang tour, tapi ini pergi ke tanah perjanjian. Ini kegiatan keagamaan, ziarah, napak tilas dari perjalanan Tuhan Yesus. Sama seperti teman-teman muslim naik haji, ada yang protes atau tidak?,” ujar Kumaat, Selasa (5/4/2016).
Atas alasan tersebut, Kumaat mengaku langsung memberi persetujuan saat beberapa anggotanya meminta ijin untuk terbang ke Israel.
“Saat dorang ba bilang, kita setuju saja. Ini bukan permintaan resmi, ndak ada permintaan resmi. Tetapi semua yang ingin melaksanakan ibadah, masa’ torang mo larang. Urusan itu harus didahului dari urusan duniawi. Ini urusan sorgawi bukan duniawi, jadi ndk usah komplein,” tutur Kumaat seraya menambahkan bahwa kegiatan kerohanian bagi orang beriman harus diprioritaskan.(jRm)

Social Plugin